Selasa, 26 September 2017

Tujuan Berkomunikasi.
oleh: Kang Boy.0


komunikasi sering dideskripsikan sebagai proses penyampaian pesan. Dalam dunia akademisi komunikasi merupakan fenomena yang dikaji secara intens. Kenapa, karena bahkan dengan aktifitas sesederhana komunikasi dapat mempengaruhi secara luas, besar dan sangat berdampak pada kehidupan manusia secara seluruhnya.

Komunikasi sebagai aktifitas tanpa sadar, merupakan proses yang dilaksanakan secara sadar. Pernyataan ini bukanlah kontaradiktif. Karena komunikasi merupakan kegiatan yang bercampur menjadi kebutuhan pokok sebutuh kita untuk bernapas. Namun komunikasi menjadi alat terpenting dalam mencapai tujuan sepenting modal untuk berwirausaha.

Dalam komunikasi ada sesatu yang menjadi pilar, dorongan atau dapat dikatakan alasan kenapa komunikasi dilakukan. Namun disini penulis mencoba mengkaji komunikasi dari aspek tujuan yang jarang kita sadari. Karena hukum kausalitas merupakan hukum yang menjadi tonggak dasar dunia. Dan kausalitas dalam berkomunikasi didasari alasan yang masih awang-wang. Sehingga, alasan atau sebab yang akan penulis tuturkan, merupakan sebab-sebab yang terlihat sepintas tanpa alasan namun berdampak secara ekstrim dalam kehidupan.

Komunikasi untuk hidup.
Pernahkah dalam sehari menjalani aktifitas, pembaca tidak berinteraksi dengan orang lain?. Saya rasa tidak ada pembaca yang pernah mengalaminya. Interaksi antar manusia merupakan kegiatan yang sangat simpel dan sederhana. Seperti, menyapa. atau hanya sekedar bertatap mata. Atau bahkan hanya dengan menugingkan senyum. Dan bahkan hanya menunjukkan diri dihadapan orang lain, ini masih termasuk interaksi.

Komunikasi merupakan salah satu bentuk dari interaksi. Beda antara dua istilah ini hanyalah komunikasi lebih khusus. Komunikasi merupakan serangkain proses berpesan dengan adanya tujuan. Kalau interaksi segala aktifitas dimana dalam aktifitas tersebut terjadi adanya gesekan antar elemen masyarakat. Gesekan tersebut berbeda-beda bentuknya.

Tujuan komunikasi yang pertama dan paling utama adalah untuk hidup. Manusia di selama masa hidupnya dipenuhi denan perjuangan untuk mempertahankan nyawanya. Baik bertahan dari ancaman, maupun bertahan untuk mencapai tujuan. Dan saat merencanakan penyelamatan nyawa, secara sadar manusia mengetahui ketidakmampuannya.

Kesadaran bahwa manusia tidak mampu, menciptakan keharusan untuk meminta tolong. Bentuk meminta tolong disesuaikan dengan kebutuhannya. Ada dalam bentuk perintah, kerja sama, anjuran dan minta tolong. Semua itu disampaikan dengan komunikasi. Maka tidak berlebihan, komunikasi adalah alat untuk memperjuangkan hidup. 

Komunikasi untuk berkembang.
Sangat jarang kta melihat adanya mahkluk hidup yang tidak berkembang. Maka dari itu, berkembang merupakan salah satu ciri-ciri makhluk hidup. Manusia dapat berkembang baik secara fisik, mental maupun pola fikirnya. Namun, berkembang terbagi menjadi dua, yaitu perkembangan secara sadar dan secara tidak sadar. Komunikasi termasuk dalam mengembangkan diri secara sadar.

Saat mengembangkan diri, manusia memiliki dua cara dasar. Yaitu bereksplorasi dan meniru. Meniru merupakan cara dasar manusia untuk mengembangkan diri. Manusia terkadang meniru tumbuhan, hewan dan alam. Saat ia meniru disaat itulah terjadi komunikasi secara satu arah.

Komunikasi satu arah pada proses meniru, berbeda dengan komunikasi satu arah umumnya. Komunikasi bukan diprakarsai oleh komunikator, namun dilaksanakan oleh komunikan. Namun sifat pesan satu arah dari komunikator tetap ada.

Di era ini kita dapat merasakan pelbagai kemajuan dan perkembangan hidup manusia. Baik dalam kesejahteraan sosial maupun alat bantu manusia untuk melaksanakan kehidupan. Semakin banyak komunikasi pengembangan diri dilakukan, kemajuan peradaban manusia semakin kompleks ide. Inovatif, kreatif, aktraktif dan segala kegiatan dengan pengembangan diri dewasa ini semakin intens.

Dampak komunikasi untuk mengembangkan diri semakin banyak lahan perekerjaan dengan produksi yang berbeda-beda. Segala hal yang imajinatif sekarang dapat menjadi nyata kita rasakan. Dan kemajuan yang ditopang dengan komunikasi semakin menarik para penemu untuk menipiskan batas dimensi manusia untuk berkomunikasi sepeti video call.

Dan, komunikasi untuk tuntaskan rasa ingin komunikasi.
rasa ingin untuk berkomunikasi merupakan tujuan komunikasi yang sangat dasar. Manusia sebagai mahkluk sosial secara naluriah, sangat ingin berinteraksi dengan manusia lain. Karena itulah manusia merupakan makhluk yang berkembang biak dengan minimal dua individu berlainan jenis.


Memang banyak hambatan, halangan dan pencegah untuk berkomunikasi. Penganjal ini terkadang muncul dari diri pribadi manusia. Bahkan ada yang tidak sangup melaksanakan pribadi secara tatap muka namun nyatanya ia lari menuju komunikasi dunia maya. Yang pasti manusia selalu memiliki keinginan untuk berkomunikasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar