Tujuan Berkomunikasi.
oleh: Kang Boy.0
komunikasi sering
dideskripsikan sebagai proses penyampaian pesan. Dalam dunia akademisi
komunikasi merupakan fenomena yang dikaji secara intens. Kenapa, karena bahkan
dengan aktifitas sesederhana komunikasi dapat mempengaruhi secara luas, besar
dan sangat berdampak pada kehidupan manusia secara seluruhnya.
Komunikasi
sebagai aktifitas tanpa sadar, merupakan proses yang dilaksanakan secara sadar.
Pernyataan ini bukanlah kontaradiktif. Karena komunikasi merupakan kegiatan
yang bercampur menjadi kebutuhan pokok sebutuh kita untuk bernapas. Namun
komunikasi menjadi alat terpenting dalam mencapai tujuan sepenting modal untuk
berwirausaha.
Dalam komunikasi
ada sesatu yang menjadi pilar, dorongan atau dapat dikatakan alasan kenapa
komunikasi dilakukan. Namun disini penulis mencoba mengkaji komunikasi dari aspek
tujuan yang jarang kita sadari. Karena hukum kausalitas merupakan hukum yang
menjadi tonggak dasar dunia. Dan kausalitas dalam berkomunikasi didasari alasan
yang masih awang-wang. Sehingga, alasan atau sebab yang akan penulis tuturkan,
merupakan sebab-sebab yang terlihat sepintas tanpa alasan namun berdampak
secara ekstrim dalam kehidupan.
Komunikasi
untuk hidup.
Pernahkah dalam
sehari menjalani aktifitas, pembaca tidak berinteraksi dengan orang lain?. Saya
rasa tidak ada pembaca yang pernah mengalaminya. Interaksi antar manusia
merupakan kegiatan yang sangat simpel dan sederhana. Seperti, menyapa. atau
hanya sekedar bertatap mata. Atau bahkan hanya dengan menugingkan senyum. Dan
bahkan hanya menunjukkan diri dihadapan orang lain, ini masih termasuk
interaksi.
Komunikasi
merupakan salah satu bentuk dari interaksi. Beda antara dua istilah ini
hanyalah komunikasi lebih khusus. Komunikasi merupakan serangkain proses
berpesan dengan adanya tujuan. Kalau interaksi segala aktifitas dimana dalam
aktifitas tersebut terjadi adanya gesekan antar elemen masyarakat. Gesekan
tersebut berbeda-beda bentuknya.
Tujuan komunikasi
yang pertama dan paling utama adalah untuk hidup. Manusia di selama masa
hidupnya dipenuhi denan perjuangan untuk mempertahankan nyawanya. Baik bertahan
dari ancaman, maupun bertahan untuk mencapai tujuan. Dan saat merencanakan penyelamatan
nyawa, secara sadar manusia mengetahui ketidakmampuannya.
Kesadaran bahwa
manusia tidak mampu, menciptakan keharusan untuk meminta tolong. Bentuk meminta
tolong disesuaikan dengan kebutuhannya. Ada dalam bentuk perintah, kerja sama,
anjuran dan minta tolong. Semua itu disampaikan dengan komunikasi. Maka tidak
berlebihan, komunikasi adalah alat untuk memperjuangkan hidup.
Sangat jarang kta
melihat adanya mahkluk hidup yang tidak berkembang. Maka dari itu, berkembang merupakan
salah satu ciri-ciri makhluk hidup. Manusia dapat berkembang baik secara fisik,
mental maupun pola fikirnya. Namun, berkembang terbagi menjadi dua, yaitu
perkembangan secara sadar dan secara tidak sadar. Komunikasi termasuk dalam mengembangkan
diri secara sadar.
Saat
mengembangkan diri, manusia memiliki dua cara dasar. Yaitu bereksplorasi dan
meniru. Meniru merupakan cara dasar manusia untuk mengembangkan diri. Manusia
terkadang meniru tumbuhan, hewan dan alam. Saat ia meniru disaat itulah terjadi
komunikasi secara satu arah.
Komunikasi satu
arah pada proses meniru, berbeda dengan komunikasi satu arah umumnya.
Komunikasi bukan diprakarsai oleh komunikator, namun dilaksanakan oleh
komunikan. Namun sifat pesan satu arah dari komunikator tetap ada.
Di era ini kita
dapat merasakan pelbagai kemajuan dan perkembangan hidup manusia. Baik dalam kesejahteraan
sosial maupun alat bantu manusia untuk melaksanakan kehidupan. Semakin banyak
komunikasi pengembangan diri dilakukan, kemajuan peradaban manusia semakin kompleks
ide. Inovatif, kreatif, aktraktif dan segala kegiatan dengan pengembangan diri
dewasa ini semakin intens.
Dampak komunikasi
untuk mengembangkan diri semakin banyak lahan perekerjaan dengan produksi yang berbeda-beda.
Segala hal yang imajinatif sekarang dapat menjadi nyata kita rasakan. Dan
kemajuan yang ditopang dengan komunikasi semakin menarik para penemu untuk
menipiskan batas dimensi manusia untuk berkomunikasi sepeti video call.
Dan,
komunikasi untuk tuntaskan rasa ingin komunikasi.
rasa ingin untuk
berkomunikasi merupakan tujuan komunikasi yang sangat dasar. Manusia sebagai
mahkluk sosial secara naluriah, sangat ingin berinteraksi dengan manusia lain.
Karena itulah manusia merupakan makhluk yang berkembang biak dengan minimal dua
individu berlainan jenis.
Memang banyak
hambatan, halangan dan pencegah untuk berkomunikasi. Penganjal ini terkadang
muncul dari diri pribadi manusia. Bahkan ada yang tidak sangup melaksanakan
pribadi secara tatap muka namun nyatanya ia lari menuju komunikasi dunia maya.
Yang pasti manusia selalu memiliki keinginan untuk berkomunikasi.

