oleh : Muhammad Yunus Mahbub
Pelepasan: KH Abdus Sami’ Hasyim (tengah) bersama rombongan, Ketua PCNU Fatkhul Aziz (paling kiri),
Wakil PCNU Ludfi Hadi Aminudin (batik), dan Rois Suriah PCNU KH Muhatim Farid (sedekap).
Para kyai melepas keberangkatan rombongan jalan santai Hari Santri Nasional. (mahbub)
DH Report.,- Lalu (22/10/16), santri pesantren se-Ponorogo peringati HSN (Hari Santri Nasional,baca). Peringatan dilakukan, dengan menggelar jalan santai. Sekitar 7000 santri mengikuti dengan memadati lapangan utama Ponpes Darul Huda mayak. Rombongan memulai start dari Ponpes Darul Huda dengan finish alun-alun kota Ponorogo.
Jalan santai kali ini menempuh jarak lima kilometer.
Walau cuaca agak panas, terlihat para santri sangat antusias untuk merayakan. Jalan santai tidak hanya diisi oleh para santri, namun juga dari para pemuda KMNU (Komunitas Mahasiswa Nadhlatul Ulama,baca) , IPNU (Ikatan Pelajar Nadhlatul Ulama,baca), dan ibu-ibu Muslimat Nadhlatul Ulama.
Berangkat: terlihat rombongan jalan santai antusias
peringati Hari Santri Nasional.
Tidak hanya sekitar 7000 santri, namun IPNU, KMNU,
dan Muslimat NU juga ikut meramaikan peringatan Hari Santri Nasional. (mahbub)
Tidak hanya sekitar 7000 santri, namun IPNU, KMNU,
dan Muslimat NU juga ikut meramaikan peringatan Hari Santri Nasional. (mahbub)
Acara jalan santai kali ini merupakan perayaan
kali kedua, menyambut HSN. HSN yang mulai disahkan pada tahun 2015 menjadi
hari istimewa bagi para santri. Dengan terperingatinya HSN KH Abdus Sami’
Hasyim berpesan untuk mengingat perjuangan santri dulu dalam mempertahankab NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia,baca).
Peringatan HSN dimulai dengan acara apel
pagi. Acara dimulai pada pukul delapan pagi. Acara diisi dengan Ikrar Santri
Nasional dan menyanyikan lagu Hubbul Waton. Setelah do’a, para kyai berdiri
untuk melepas keberangkatan rombongan jalan santai.
Selama perjalanan terlihat beberapa santri
bekerja sama dengan Polres Ponorogo menertibkan lalu intas. Dengan
memakai setengah bahu jalan guna lintasan acara, arus kendaraan terlihat
agak terganggu. Walau demikan, tidak terjadi kemacetan pada jam sibuk kerja
tersebut.
Setelah sampai di alun-alun, acara
dilanjutkan dengan pemberian hadiah. Hadiah diberikan kepada para juara
lomba HSN antar pesantren se-Ponorogo. Lomba meliputi Qiroatul Kutub
,Tilawatul Qur’an, dan Pidato tiga bahasa (Indonesia, Inggris, dan Arab,baca).
Selain itu hadiah juga diberikan kepada para santri yang mengikuti jalan
santai.
Jalan santai merupakan rangkaian acara ketujuh yang diselenggarakan oleh PC RMI NU
(Pimpinan Cabang Rabithah Maahid Islamiyah Nadhalutul Ulama,baca) Ponorogo.
Acara jalan santai pada malam hari ditutup dengan pengajian Budaya oleh Cak
Nun. Peringatan HSN Tahun ini mengambil tema Ayo Mondok.
Berikut kami lampirkan jadwal acara peringatan Hari Santri Nasional 2016.
Gerakan Ayo Mondok Hari Santri Nasional 2016
:
- Sabtu, 15 Oktober : Bakti Sosial pengobatan gratis di PonPes Darul Hikam Jerosan Mlarak bersama PW RMI NU Jatim.
- Ahad, 16 Oktober : Penyambutan rombongan kirab resolusi jihad di Masjid Tegal Sari Jetis
- Selasa, 18 Oktober : lomba Qiroatul Kutub di PonPes Hudatul Muna Jenes.
- Selasa, 18 Oktober : lomba Pidato tiga bahasa dan Tilawatil Qur’an di PonPes Darul Huda Mayak.
- Rabu-kamis, 19-20 Oktober : lomba futsal di GOR Singodimejo.
- Jum’at, 21 Oktober : Haul Nasional Suhada, pembacaan 1 Miliar Sholawat nariyah di MWC NU.
- Sabtu, 22 Oktober : Jalan Santai di PonPes Darul Huda Mayak.
- Sabtu, 22 Oktober : Pengajian Budaya oleh Cak Nun di Alun-alun Kota Ponorogo.
#tugas jurnalistik online nim 211014001 tipe mindy Mc Adams teras who does what
Tidak ada komentar:
Posting Komentar